Tahu Makam Uje Dipugar, Dinas Pemakaman: Gak Mungkin Kita Frontal


Jum'at, 27 September 2013 18:41 wib

Alan Pamungkas - Okezone

Makam Uje setelah dipugar (Foto: Rama)


Makam Uje setelah dipugar (Foto: Rama)

JAKARTA - Saat makam Uje akan dipugar, pihak Pemda mengaku mengetahuinya. Namun, mereka tidak bisa melakukan apa-apa. Sebab, akan menimbulkan kericuhan di sekitar TPU Karet Tengsin, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.


"Waktu dibangun marmer itu kan sifatnya knockdown. Jadi di luar sudah terbentuk, tinggal dipasang gitu saja. Waktu dipasang, banyak penduduk yang melihat enggak mungkin kita frontal menghentikan itu," kata Yonathan Pasodung, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.


Meski begitu, dia memastikan tidak ada pengecualin bagi makam yang berada di TPU di Jakarta. Semua makam yang berada di TPU harus mengikuti regulasi, yakni Perda no 3 tahun 2007.


"Kita tidak ada pengecualian pajak terhadap setiap makam," imbuhnya.


Lebih lanjut, Yonathan berujar akan melakukan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga agar mau mengikuti regulasi.


"Kita kan sebagai pemerintah harus melihat, merasakan, harus bisa memahami. Jangan kita tekan, nanti malah ada benturan-benturan. Pemerintah itu harus melihat kondisi. Nanti kalau sudah reda, baru kita sosialisasikan dengan keluarga. Ada saatnya kita ganti," tandas dia ditemui di Kantornya, Jl Aipda KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2013).


(nsa)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Diperiksa Tahun Depan, Dhani Minta Wartawan Tak Tunggui Rumahnya


Jum'at, 27 September 2013 18:28 wib

Edi Hidayat - Okezone

AQJ pulang dari RSPI (Foto: Heru/Okezone)


AQJ pulang dari RSPI (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Tersangka tabrakan maut di Jalan Tol Jagorawi KM-8, AQJ alias Dul, telah berada di rumahnya. Namun, pihak kepolisian belum juga melakukan pemeriksaan.


Menurut ayah AQJ, Ahmad Dhani, pemeriksaan tersebut kemungkinan baru akan dilaksanakan April 2014. Sebab hari ini pihaknya tidak ada koordinasi dengan kepolisian.


"Enggak ada. Bisa mungkin enam bulan ke depan," kata Ahmad Dhani, di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2013).


Karena itu, dalam kesempatan tersebut, Dhani meminta awak media tidak menunggui kediamannya.


"Pokoknya besok enggak usah ke sini deh, saya sarankan, karena saya yakin karena pemeriksaan akan sekitar enam bulan lagi," tutup dia.


(nsa)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Dhani Klaim Masalah dengan Korban Sudah Selesai


Jum'at, 27 September 2013 17:22 wib

Edi Hidayat - Okezone

Ahmad Dhani (Foto: Heru)


Ahmad Dhani (Foto: Heru)

JAKARTA - Pascakecelakaan yang melibatkan putranya, AQJ alias Dul, Ahmad Dhani langsung berusaha menyambangi para korban untuk memberikan santunan. Karena itu, Dhani mengklaim semua urusan dengan para korban sudah selesai.


"Sudah beres semua. Kalau saya tidak bertanggung jawab, mereka bisa menuntut saya dalam peradilan perdata," kata Ahmad Dhani, di kediamanya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2013).


Sementara itu, pihak keluarga korban AQJ meminta komitmen yang telah disepakati dipenuhi hingga akhir. Itu diutarakan Kosasih, ayah Agus Komara, salah satu korban kecelakaan maut AQJ.


Sebelumnya, AQJ mengalami kecelakaan pada Minggu 8 September sekira pukul 01.45 WIB. Mobil Lancer bernomor Polisi B 80 SAL yang dikendarai AQJ alias Dul bersama temannya, Noval, menabrak mobil Gran Max B 1349 TEN, dan Toyota Avanza B 1882 UZJ.


Akibatnya, kecelakaan yang melibatkan mobil AQJ telah menyebabkan tujuh orang meninggal, dan 14 anak menjadi yatim serta piatu.


(nsa)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Ivan Fadillah Curhat Perasaannya terhadap Venna Melinda


Jum'at, 27 September 2013 15:10 wib

Alan Pamungkas - Okezone

Ivan Fadillah (Foto: Alan Pamungkas)


Ivan Fadillah (Foto: Alan Pamungkas)

JAKARTA - Ivan Fadillah curhat mengenai kondisi hatinya, yang kini sedang menghadapi proses perceraian dengan Venna Melinda masih berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.


Pernikahan yang dia bina harus kandas berkat tuduhan perselingkuhan yang dilakukan Venna Melinda. Mantan Abang Jakarta 1993 itu mengaku masih sayang terhadap wanita yang kini sibuk sebagai anggota dewan itu.


"Harus move on, semua harus berjalan walaupun masih sisa sia. Rasa senang, sayang, dan kecewa pasti ada," kata Ivan saat ditemui dikawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2013)


Karena itu, rasa yang ada dalam diri Ivan harus diakhiri. Berbagai macam kesibukan pun dia kerjakan. Itu demi melupakan rasa yang diterimanya dari Venna Melinda.


"Bohong jika bekas atau kesan di benak hilang, pasti ada trauma. Tapi yang terpenting seberapa cepat saya menetralisir," ungkap Ivan.


Saat ini, dia sedang menjalani proses cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Pada 8 Oktober mendatang, sidang dilanjutkan dengan agenda pemanggilan saksi ahli dari pihak Ivan, dan keterangan kedua anaknya, Varel Bramasta dan Athalla Naufal.


(nsa)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Ivan Fadillah Curhat tentang Rasanya terhadap Venna Melinda


Jum'at, 27 September 2013 15:10 wib

Alan Pamungkas - Okezone

Ivan Fadillah (Foto: Alan Pamungkas)


Ivan Fadillah (Foto: Alan Pamungkas)

JAKARTA - Ivan Fadillah curhat mengenai kondisi hatinya, yang kini sedang menghadapi proses perceraian dengan Venna Melinda masih berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.


Pernikahan yang dia bina harus kandas berkat tuduhan perselingkuhan yang dilakukan Venna Melinda. Mantan Abang Jakarta 1993 itu mengaku masih sayang terhadap wanita yang kini sibuk sebagai anggota dewan itu.


"Harus move on, semua harus berjalan walaupun masih sisa sia. Rasa senang, sayang, dan kecewa pasti ada," kata Ivan saat ditemui dikawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2013)


Karena itu, rasa yang ada dalam diri Ivan harus diakhiri. Berbagai macam kesibukan pun dia kerjakan. Itu demi melupakan rasa yang diterimanya dari Venna Melinda.


"Bohong jika bekas atau kesan di benak hilang, pasti ada trauma. Tapi yang terpenting seberapa cepat saya menetralisir," ungkap Ivan.


Saat ini, dia sedang menjalani proses cerai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Pada 8 Oktober mendatang, sidang dilanjutkan dengan agenda pemanggilan saksi ahli dari pihak Ivan, dan keterangan kedua anaknya, Varel Bramasta dan Athalla Naufal.


(nsa)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Al Siap Jadi Kakak 14 Anak Korban AQJ


Jum'at, 27 September 2013 14:45 wib

Edi Hidayat - Okezone

Ahmad Dhani & anak (Foto: Dok Okezone)


Ahmad Dhani & anak (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Al Ghazali (Al), putra pertama Ahmad Dhani, mengaku siap menjadi kakak 14 anak yatim dan yatim piatu korban kecelakaan adiknya, AQJ alias Dul.


"Ya mau gimana lagi, harus siap," ujar Al saat ditemui di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2013).


Seperti diketahui, Dul mengalami kecelakaan pada Minggu (8/9/2013) sekira pukul 01.45 WIB. Mobil Lancer bernomor Polisi B 80 SAL yang dikendarai AQJ bersama temannya, Noval, menabrak mobil Gran Max B 1349 TEN, dan Toyota Avanza B 1882 UZJ.


Akibatnya, kecelakaan yang menyebabkan tujuh orang meninggal telah membuat 14 anak menjadi yatim, dan piatu.


(nsa)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Ibunda Vicky Bingung Dipolisikan Camel "Petir"


Jum'at, 27 September 2013 14:22 wib

Egie Gusman - Okezone

Camel Petir lapor polisi (Foto: Egie Gusman)


Camel Petir lapor polisi (Foto: Egie Gusman)

JAKARTA - Ibunda Vicky Prasetyo, Emma Fauziah, merasa bingung dan heran terhadap Camel "Petir" yang melaporkan dirinya ke Polda Metro Jaya, kemarin. Padahal, sebelumnya Camel berada di pihak Vicky.


"Kok dia (Camel) malah balik menyerang Vicky. Ada buktinya. Mba Camel itu awalnya mau bantu preskon Vicky, tapi Vicky enggak mau," ujar Emma saat berbincang melalui telefon, Jumat (27/9/2013).


Menurut Emma, tuduhan Camel yang mengatakan telah mencemarkan nama baik adalah salah. Sebab selama ini Camel yang telah mencemarkan nama baiknya.


"Bukannya dia yang mencemarkan nama baiknya sendiri. Apakah saya yang mencemarkan? Saya punya bukti," ungkapnya.


Emma mengaku tidak takut berurusan dengan polisi. Pasalnya, selama ini dia merasa tidak berbohong, justru dirinya menilai Camel yang telah berbohong.


"Selagi saya enggak berbuat apa-apa ngapain harus takut. Saya enggak mungkin berkata bohong, karena ada fakta. Camel itu malah yang bohong," tandasnya.


(nsa)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»