Lady Gaga Ngeganja biar Tetap Muda


Sabtu, 7 Desember 2013 22:23 wib

Maria Cicilia Galuh - Okezone

Lady Gaga (foto: PA)


Lady Gaga (foto: PA)

LOS ANGELES – Lady Gaga mengaku sengaja menghisap ganja agar tetap merasa muda.


Pelantun “Applause” ini memang mengaku telah kecanduan obat-obatan sejak lama. Namun menurutnya, hal ini dilakukan untuk mengatasi tingkat tekanan yang luar biasa sebagai seorang seorang artis. Gaga mengatakan, dengan menghisap ganjia, dia merasa seperti remaja lagi.


“Hal yang membuat saya benar-benar jatuh cinta dengan itu (ganja), adalah bahwa saya benar-benar biusa melupakan tentang ketenaran yang saya sandang. Saya menghisapnya, kemudian saya merasa seperti saat berusia 17 tahun lagi, dengan sepatu boots putih, mencari pekerjaan. Dan ada sesuatu yang sangat kreatif, yang bisa saya temukan di sana, dan ini memberi saya kebebasan,” ungkap Gaga, demikian dilansir Femalefirst, Sabtu (7/12/2013).


Namun, Gaga berjanji untuk mengurangi penggunaan narkoba, dan tidak berperilaku liar. Sebab, dia tidak ingin meninggal di usia 27 tahun, seperti Amy Winehouse, Kurt Cobain, Jimi Hendrix dan Jim Morrison. Gaga berusaha keras agar bisa merayakan ulang tahunnya yang ke-28.


“Saya ingin hidup, dan saya ingin penggemar saja juga hidup. Saya tidak ingin mereka mengikuti cara saya ini. Saya ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa saya bisa melewati usia 27 dan lebih lama lagi. Begitu juga dengan kalian,” tutup Gaga.


(gal)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Heidi Klum Nyerah Jadi Model Lingerie


Sabtu, 7 Desember 2013 21:38 wib

Maria Cicilia Galuh - Okezone

Heidi Klum (foto: ist)


Heidi Klum (foto: ist)

LOS ANGELES – Heidi Klum mengaku menyerah untuk menjadi model lingerie. Pasalnya, dia merasa tidak nyaman berjalan di catwalk hanya menggunakan bra dan celana dalam saja, apalagi usianya sudah 40 tahun.


“Saya tidak akan menjadi model pakaian dalam lagi. Saya pikir, saya mulai merasa tidak nyaman. Tapi saya masih melakukan pemotretan untuk cover majalah, atau untuk iklan saja,” ujar Heidi, seperti dilansir Femalefirst, Sabtu (7/12/2013).


Selain itu, ibu empat anak ini juga mengaku bahagia dengan bertambahnya umur. Dia mengatakan, berusaha menerima kerutan yang muncul di wajah daripada harus melakukan operasi.


“Tapi ini yang terjadi kan, kita mendapatkan keriput saat tersenyum. Saya tidak pernah memiliki prosedur kecantikan (operasi). Saya terlalu takut. Saya takut, tiba-tiba banyak yang berubah,” ungkap dia.


(gal)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Filmnya Dianggap Kontroversi, Ini Jawaban Hanung


Sabtu, 7 Desember 2013 20:33 wib

Prabowo - Okezone

Hanung Bramantyo (foto: Okezone)


Hanung Bramantyo (foto: Okezone)

YOGYAKARTA - Hanung Bramantyo mengaku tidak pernah berpikir membuat film yang mengundang kontroversi. Terlebih, karya-karya yang sudah dibuat suami Zaskia Adya Mecca itu, banyak yang menuai pro dan kontra di masyarakat.


Film garapan Hanung yang terakhir, Soekarno: Indonesia Merdeka juga dianggap melenceng dari fakta sejarah. Bahkan, film itu sempat digugat oleh putri Bung Karno, Rachmawati Soekarno Putri.


"Saya tidak pernah berpikir, membuat film yang membuat kontroversi. Hampir semua film-film yang saya kerjakan itu, realitas yang ada di sekeliling kita, tak jauh berbeda dengan fakta-fakta yang ada di masyarakat," kata Hanung Bramantyo dalam forum public lecture Jogja Asian Netpack Film Festival (JAFF) 2013 di Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu (7/12/2013).


Hanung menyampaikan, film bisa mendorong terjadinya perubahan sosial, seperti mengangkat isu-isu diskriminasi di Indonesia. Sehingga, diskriminasi yang ada diharapkan tidak terjadi lagi.


"Memotret diskriminasi itu, sebenarnya ada di sekeliling kita. Berulang kali karya-karya terjadi kontroversi. Tapi saya sekali lagi tidak bermaksud membuat film yang mengundang kontroversi," jelasnya.


Hanung melakukan kerjasama dengan Yayasan Denny JA. Sedikitnya ada lima film yang secara khusus diputar dalam JAFF 2013 dalam sesi Film For Social Movement.


Film-film itu berjudul Sapu Tangan Fang Yin, Romi dan Juli dari Cikeusik, Cinta Terlarang Batman dan Robin, Bunga Kering Perpisahan, dan Minah Tetap Dipancung.


Ketua Yayasan Deni JA, Novrianto Kahar menyampaikan, pascareformasi 1998 justru banyak kasus-kasus diskriminasi di Indonesia. Dia mencontohkan kasus pembantaian tiga penganut Ahmadiyah.


"Diskriminasi ada karena tidak ada ketegasan dari pemerintah. Hanya almarhum Presiden Abdul Rahman Wahid, selama memimpin yang menghargai pluralisme," kata Novrianto.


(gal)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Kuasa Hukum Tak Tahu Jonas Rivanno Dipanggil Polres Bogor


Sabtu, 7 Desember 2013 17:40 wib

Alan Pamungkas - Okezone

Asmirandah & Jonas Rivanno (foto: okezone)


Asmirandah & Jonas Rivanno (foto: okezone)

JAKARTAJonas Rivanno (Vanno) rencananya menjalani pemeriksaan di Polres Bogor pada 10 Desember 2013. Namun, kuasa hukum Vanno, M Nuzul Wibawa, mengaku belum mengetahui pemanggilan tersebut.


Sebelumnya, Ketua Front Pembela Islam (FPI) DPC Depok, Habib Idrus Algadri mengatakan, dirinya mendapat informasi jika Vanno akan dipanggil Polres Bogor pekan depan. Sayangnya, suami Asmirandah itu tidak menceritakan mengenai pemanggilan pada kuasa hukumnya.


"Mengenai urusan di Polres Bogor, Pak Jonas tidak mengabari apa-apa ke saya," ungkap Nuzul saat dihubungi Okezone, Sabtu (7/12/2013).


Seperti diketahui, FPI Depok melaporkan Jonas Rivanno ke Polres Bogor . Vanno dinilai telah mencederai umat Islam karena tidak konsisten dan berbohong telah menjadi mualaf. Sebelum Vanno, beberapa saksi juga telah dipanggil, diantaranya adalah, Ketua KUA Beji, Ketua MUI Beji dan orangtua Asmirandah, Anton Zantman.


(gal)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Eel Ingin Rebut Hak Asuh, Dea Mirella: Ngaca Dulu!


Sabtu, 7 Desember 2013 17:13 wib

Alan Pamungkas - Okezone

Dea Mirella (foto: Alan Pamungkas/Okezone)


Dea Mirella (foto: Alan Pamungkas/Okezone)

JAKARTA – Dea Mirella mengaku kesal dengan mantan suaminya, Eel Ritonga. Pasalnya, setelah menelantarkan Melody Zahira (8), kini dia ingin merebutnya dari mantan personel Warna tersebut.


"Siapa sih yang ninggalin Melody? Tiba-tiba beberapa tahun ninggalin, mau diminta, sekarang mau ngambil Melody," ungkap Dea saat ditemui di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Sabtu (7/12/2013).


Menurut Dea, Eel tidak pantas mengambil hak asuh Melody. Jika menurut Eel, Dea yang menelantarkan Melody, pelantun “Menanti” itu justru menuding balik Eel dengan mengatakan tidak pernah memberi nafkah.


"Ngasih makan aja ala kadarnya, kalau minta hak perwalian ngaca dulu!," ucap Dea kesal.


Eel Ritonga mantan personel ADA Band pada tanggal 19 November lalu mengajukan permohoan hak asuh anak di Pengadilan Agama (PA) Bekasi. Eel berpendapat Dea sering kali mengekploitasi Melody.


“Anak ini selalu dimanfaatkan untuk kepentingan dia. Mau pinjam mobil bilangnya untuk anak sampai DM (Dea Mirella) juga ingin mengambil rumah saya, katanya untuk anak," ujar Eel saat itu.


(gal)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

Jonas Rivanno Diperiksa Polres Bogor 10 Desember


Sabtu, 7 Desember 2013 16:19 wib

Marieska Harya Virdhani - Okezone

Asmirandah & Jonas Rivanno (foto: Alan Pamungkas/Okezone)


Asmirandah & Jonas Rivanno (foto: Alan Pamungkas/Okezone)

DEPOK – Jonas Rivanno akan menjalani pemeriksaan di Polres Bogor pada 10 Desember 2013, terkait kasus dugaan penistaan agama.


Menurut informasi yang diterima oleh Ketua FPI Depok, Habib Idrus Algadri, suami Asmirandah terus mulai menjalani pemeriksaan pekan depan. Idrus pun mengatakan, akan terus memantau perkembangan kasus Jonas. Pasalnya, dia menilai pihak kepolisian lambat dalam mengusut masalah tersebut.


"Iya, Jonas jadwalnya diperiksa Rabu besok, kita lihat saja," kata Idrus kepada Okezone, Sabtu (7/12/2013).


Idrus menegaskan, kasus ini harus berakhir dengan penahanan Jonas. Meski Asmirandah sudah membatalkan pernikahan, hukum tak bisa berlaku surut.


"Karena ini bukan menyangkut pribadi Asmirandah saja, tapi umat secara keselurahan," tutup Idrus.


(gal)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»  

FPI Minta Polisi Lebih Cepat Tangangi Kasus Jonas Rivanno


Sabtu, 7 Desember 2013 15:45 wib

Marieska Harya Virdhani - Okezone

Jonas Rivanno (foto: Twitter)


Jonas Rivanno (foto: Twitter)

DEPOK - Front Pembela Islam (FPI) mendesak Polres Bogor lebih serius dan cepat dalam mengusut tuntas kasus dugaan penistaan agama oleh Jonas Rivano .


"Saya Senin besok mau ke Polres Bogor, karena penanganan kasus Jonas lambat dan jalan di tempat," ujar Ketua FPI Depok, Habib Idrus Algadri kepada Okezone, Sabtu (7/12/2013).


Idrus mengungkapkan, sejauh ini baru sampai ayah Asmirandah saja yang dimintai keterangan polisi. Sementara dari pihak pelapor, seluruhnya sudah lengkap.


"Baru pihak ayah Asmirandah, kalau dari pihak kami sudah lengkap semua dimintai ketetangan," jelas dia.


Idrus menambahkan, kasus ini begitu penting umtuk diusut hingga tuntas. Sebab, menurutnya bisa saja kejadian serupa dicontoh oleh pihak lain.


"Kami minta Jonas ditahan, karena ini dorongan hampir seluruh umat Islam. Karena dia berani meremehkan dua kalimat syahadat," tandas Idrus.


(gal)

mobile Nikmati berita terikini lewat ponsel Anda di m.okezone.com & bb.okezone.com untuk BlackBerry



readmore »»