Butuh waktu 1,5 tahun untuk dirinya mengeluarkan album tersebut. Meski awalnya iseng, namun ketika keseriusan muncul rupanya tantangan dan kesulitan dirasakan pula.
"Proses pengerjaannya 1,5 tahun. Cukup lama karena sebenarnya awalnya aku cuma iseng bikin single, terus baru kepikiran kenapa enggak sekalian album. Sejak itu, baru deh cari materi lagunya," ungkap Deasy saat ditemui di kawasan, Menteng, Jakarta Pusat
Namun, ternyata kemudahan ia dapatkan ketika bersungguh-sungguh. Musisi seperti Ade "Govinda" dan Ryan "d'Masiv" banyak membantu dirinya menekuni jalan sebagai seorang penyanyi.
"Ada sembilan lagu, lagu baru ada delapan dan satu 1 dari tahun 80-an milik Jamal Mirdad. Aku juga memakai beberapa komposer, Ade Govinda, Rian d'Masiv dan lain-lainnya," lanjutnya.
Kinin setelah serius eksis sebagai penyanyi Deasy yakin dirinya bisa bersaing dengan solois wanita lainnya. Ada perbedaan dirinya yang tak dimiliki penyanyi lain, yakni keberanian.
"Aku berani mengeluarkan album di tengah kondisi musik Indonesia yang lagi lesu. Itu perbedaan aku dan aku yakin," tandasnya.